
BSIP Hadiri Penanaman Perdana Padi Sawah dan Pemanfaatan Irigasi Perpompaaan di Kabupaten Pohuwato
Pohuwato, 9 Januari 2025 – BSIP Gorontalo menghadiri kegiatan penanaman perdana padi sawah di lahan cetak sawah baru Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato. Kegiatan ini juga menandai pemanfaatan sistem irigasi perpompaan di wilayah tersebut, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Pohuwato.
Penanaman perdana padi sawah dilakukan di atas lahan seluas 70 hektare dengan menggunakan varietas unggul padi Mekonga. Varietas ini dikenal memiliki keunggulan dalam ketahanan terhadap kondisi lingkungan serta potensi hasil panen yang tinggi, sehingga sangat cocok untuk mendukung program percepatan swasembada pangan di daerah tersebut.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Direktorat Jenderal Irigasi Kementerian Pertanian, Danrem Gorontalo, Dandim Pohuwato, Kapolres Pohuwato, dan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo. Para undangan yang turut hadir pada acara ini terdiri dari petani setempat, penyuluh pertanian, Babinsa, dan Babinkamtibmas.
Dalam sambutannya, Kepala BSIP Gorontalo Dr. Sumarni Panikkai, SP., M. Si menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan Perluasan Area Tanam (PAT) di Kabupaten Pohuwato. Ia menegaskan komitmen BSIP untuk mendampingi petani dalam mengelola lahan sawah baru ini melalui berbagai program pendukung. Salah satunya adalah pelatihan teknis berupa bimbingan teknis (bimtek) kepada petani untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam mengelola pertanian berbasis teknologi.
“Kami mendukung penuh inisiatif ini, karena sejalan dengan program nasional dalam meningkatkan ketahanan pangan. BSIP Gorontalo siap memberikan pendampingan kepada petani, mulai dari tahap awal hingga panen. Kami juga akan terus memfasilitasi kebutuhan teknis untuk memastikan produktivitas padi Mekonga di daerah ini dapat tercapai dengan optimal,” ujar Kepala BSIP Gorontalo.
Pemanfaatan irigasi perpompaan di Desa Balayo menjadi salah satu sorotan utama dalam acara ini. Sistem irigasi ini memungkinkan distribusi air ke lahan sawah yang sebelumnya sulit dijangkau oleh sumber air alami. Kehadiran teknologi ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pertanian di daerah yang memiliki tantangan ketersediaan air.
Danrem Gorontalo dalam sambutannya mengapresiasi kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat setempat dalam merealisasikan program ini. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara berbagai pihak untuk memastikan keberhasilan program cetak sawah baru.
Dandim Pohuwato dan Kapolres Pohuwato turut menambahkan bahwa keberadaan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini menunjukkan pentingnya pendekatan keamanan dan pemberdayaan masyarakat dalam sektor pertanian. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi petani dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo mengungkapkan optimisme bahwa program ini akan menjadi langkah awal yang baik dalam meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Balayo. Mereka berkomitmen untuk terus mendukung dengan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.
Dengan semangat kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, program penanaman padi di Desa Balayo ini diharapkan menjadi percontohan bagi daerah lain dalam mengoptimalkan potensi pertanian melalui inovasi teknologi dan sinergi yang berkelanjutan.